Penyebab Benjolan Di Leher Depan

Timbul atau mempunyai benjolan di leher depan yang tak kunjung hilang, inilah kemungkinan penyebab timbulnya benjolan di leher depan tersebut dan cara pengobatan yang bisa anda pilih dan lakukan silahkan disimak !

Benjolan Di Leher Depan

Penyebab Benjolan Di Leher Depan

Timbulnya benjolan di leher kondisi yang tidak boleh dianggap sepele karena bisa jadi itu tanda atau gejala penyakit serius. Namun bukan berarti setiap benjolan di leher penyakit serius bisa juga itu hanya gangguan ringan yang bisa hilang tanpa pengobatan.

Bahkan sebagian besar penyebab dari timbulnya benjolan di leher tidaklah berbahaya, namun walaupun begitu penting bagi kita mengetahui apa saja penyebab timbulnya benjolan di leher dengan begitu maka kita bisa melakukan penanganan dan tidak yang tepat.

Secara umum, berikut ini adalah beberapa penyebab timbulnya benjolan di leher yang sering terjadi, yakni :

  1. Pembengkakan kelenjar tiroid
  2. Pembengkakan kelenjar getah bening
  3. Kista
  4. Pembengkakan kelenjar ludah
  5. Kanker kelenjar getah bening
  6. Skin tag atau pertumbuhan kulit berlebihan

Dari ke enam penyebab tersebut pembengkakan kelenjar getah bening adalah penyebab yang paling sering terjadi utamanya jika didalam tubuh terjadi infeksi maka kelenjar bening adalah organ pertama dalam tubuh yang memberikan reaksi atau resfon.

Contoh infeksi yang bisa menyebabkan kelenjar getah bening membengkak yakni : infeksi tenggorokan, infeksi gigi, pilek, campak, TBC, autoimun (lupus) dan sifilis.

( Baca : Cara Mengobati Pembengkakan Kelenjar Getah Bening )

Sementara itu jika timbulnya benjolan di leher depan maka besar kemungkinan penyebabnya mengarah kepada pembengkakan kelenjar torid yakni kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan tepatnya di bawah jakun.

Kelenjar tiroid merupakan salah satu organ yang memiliki peranan vital dalam menopang kehidup kita karena kelenjar ini merupakan penghasil sekaligus tempat penyimpanan hormon tiorid yakni hormon yang berperan penting dalam sistem metabolisme.

Fungsi dari hormon tersebut adalah membantu mengatur detak jantung, mengatur tekanan darah, suhu badan, dan proses mengubah makanan menjadi energi.

Ketika hormon tersebut tidak seimbang yakni terlalu tinggi ( hipertiroid ) atau terlalu rendah ( hipotiroid ) maka bisa menyimbulkan masalah atau gangguan pada kesehatan, sehingga sangat penting bagi kita untuk senantiasa menjaga hormon tersebut agar tetap seimbang.

Ketika hormon tersebut jumlahnya tinggi ( hipertiroid ) maka indikasi atau gejala yang biasanya muncul dan mudah dikenal adalah munculnya benjolan di leher depan sebagai akibat dari kelenjar tiorid mengalami pembengkakan.

Selain timbulnya benjolan di leher depan, penderita hipertiroid juga bisa mengalami beberapa gejala lainnya, yakni :

  • Merasa gugup, murung, lemah, atau lelah.
  • Tangan tremor/bergetar, jantung berdetak cepat, atau Anda mungkin memiliki masalah pernapasan.
  • Panas dan berkeringat atau memiliki kulit gatal, merah dan hangat.
  • Buang air besar lebih banyak dari biasanya.
  • Rambut rontok.
  • Turun berat badan meskipun Anda makan sama atau lebih banyak dari biasanya.
  • Tekanan darah meningkat
  • Sulit konsentrasi
  • Mengalami gangguan menstruasi ( sering telat ) pada wanita

Nah, jika saat ini anda mempunyai benjolan di leher depan yang diikuti dengan beberapa kondisi tersebut maka sudah bisa dipastikan penyebabnya adalah penyakit hipertiroid.

Namun jika timbulnya benjolan di leher depan tanpa di ikuti beberapa keluhan diatas maka penyebabnya kemungkinan pembengkakan kelenjar getah bening atau yang lainnya.

Yang mesti diperhatikan adalah apapun penyebab dari munculnya benjolan di leher sebaiknya segera diatasi dan diobati, utamanya jika benjolan di leher yang anda alami menunjukan kondisi atau kriteria sebagai berikut :

  • Benjolan tidak kunjung kempes hingga lebih dari sebulan.
  • Benjolan terlihat atau terasa terus membesar.
  • Benjolan terasa mengeras atau tidak bergerak ketika disentuh.
  • Diiringi oleh demam, sesak napas, nyeri dan sulit menelan, penurunan berat badan, peningkatan denyut jantung, suara serak, adanya darah pada air liur, atau perubahan kulit.

Kondisi tersebut bisa menunjukan bahwa benjolan di leher yang anda derita disebabkan oleh penyakit serius seperti kanker sehingga perlu mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

( Baca : Ciri Benjolan Di Leher Karena Kanker )

Demikianlah informasi tentang penyebab benjolan di leher depan ini semoga bermanfaat dan dapat menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak, jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker .- Timbulnya benjolan ditubuh anda seperti benjolan di leher, benjolan di payudara, benjolan di kepala, benjolan di selangkangan serta benjolan lainnya tentunya akan memunculkan kekhawatir, mengingat timbulnya benjolan pada tubuh kita identik dengan penyakit kanker.

tumor 90

Namun anda tidak perlu khawatir yang berlebihan ketika timbulnya benjolan pada tubuh kita karena hal tersebut bukan melulu kanker bahkan faktanya hanya 15% dari benjolan yang terjadi pada tubuh kita yang bisa berkembang menjadi kanker. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (PP POI) Dradjat Ryanto Suardi mengatakan, selain kanker benjolan bisa berupa tumor jinak, namun keduanya tetap perlu diwaspadai.

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker

Untuk itu penting bagi kita mengetahui bagaimana cara membedakan benjolan kanker dan non kanker. Dan berikut ini adalah perbedaan antara benjolan kanker dan non kanker yang di paparkan oleh Dradjat Ryanto Suardi yang saya kutip dari health.kompas.com :

Pertama, kanker lebih cepat bertumbuh dibandingkan dengan tumor. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat. Sementara tumor jinak pertumbuhannya lebih lambat.Sehingga apabila benjolan yang anda alami semakin membesar maka segera konsultasikan kepada dokter.

Kedua, ketika diraba, benjolan kanker terasa padat dan keras. “Sel-sel kanker bila teraba rasanya akan seperti meraba tulang.Sementara itu, benjolan tumor akan teraba lebih lunak. Selain itu, benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran jika ditekan, tidak seperti kanker yang kaku. Ini karena sel-sel kanker umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, maka sulit untuk digerakan.

Itulah cara membedakan benjolan kanker dan non kanker, bagaimana dengan benjolan yang anda alami ? jika benjolan yang timbul pada tumbuh anda mendaki gejala dari benjolan kanker maka segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan kepastian dari benjolan yang tumbuh pada tubuh anda. Namun anda bisa sedikit bernafas lega ketika benjolan yang anda alami non kanker namuan walaupun demikian anda jangan penah sesekali menyepelekan benjolan yang tumbuh pada tubuh anda segera atasi .

Demikianlah sekilas tentang cara membedakan benjolan kanker dan non kanker ini semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda.Terima kasih sudah berkunjung dan sampai jumpa.

Post By :

http://www.benjolandileher.mherbal.com/