Bahaya Penyakit Tiroid Pada Wanita

Bahaya Penyakit Tiroid .- Penyakit tiroid merupakan salah satu sebab munculnya benjolan di leher yang bisa menimbulkan bahaya jika tidak diatasi utamanya pada wanita , untuk itu jangan pernah abaikan gejala penyakit tiorid segera atasi dan obati jika anda mengalaminya.

Bahaya Penyakit Tiroid

Bahaya Penyakit Tiroid Pada Wanita Yang Tidak Segera Diatasi

Penyakit tiroid adalah kondisi dimana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebih sehingga kadar tiroid dalam tumbuh menjadi tidak seimbang.

Akibatnya metabolisme tubuh menjadi terganggu yang berdampak kurang baik bagitu tubuh sehingga akan mengalami berbagai masalah kesehatan yang serius.

Hal tersebut jelas berbahaya, utamanya jika penyakit tiorid terjadi atau menyarang wanita maka bisa menimbulkan berbagai efek atau bahaya. Apa saja bahaya penyakit tiroid pada wanita ?

Celekanya, sebagian besar wanita penderita penyakit tiroid sering tidak menyadari dirinya terkena penyakit ini karena gejala yang muncul lebih mirip dengan gejala penyakit ringan sehingga penderita cenderung membiarkan gejala yang muncul tanpa melakukan pengobatan yang serius.

Berikut ini adalah beberapa ciri ciri penyakit tiroid pada wanita yang biasanya muncul, yakni :

  • Mengalami kerontokan rambut
  • Penurunan berat badan, namun nafsu makan mengalami peningkatan
  • Mengalami tremor
  • Mengalami palpitasi
  • Insomnia
  • Cepat lelah
  • Libido melemah
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Emosi tidak stabil

Dianjurkan segera temui dokter atau kunjungi pusat kesehatan terdekat jika beberapa gejala tersebut mulai anda rasakan utamanya pada wanita karena jika tidak diatasi bisa menimbulkan berbagai bahaya.

Bahaya Penyakit Tiroid Pada Wanita

Berikut ini adalah beberapa bahaya penyakit tiroid pada wanita yang bisa terjadi ketika tidak segera diatasi dengan serius, yakni :

1.) Beresiko Melahirkan Bayi Prematur Hingga Cacat

Secara umum wanita yang sedang hamil tubuhnya akan memproduksi banyak hormon kehamilan yang fungsinya untuk mengatur proses kehamilan dan proses melahirkan seperti HCG (human chorionic gonadotropin). Kondisi tersebut akan mencapai puncaknya pada saat usia kehamilan menginjak 12 minggu.

Adanya produksi hormon HCG juga dapat berpengaruh terhadap produksi hormon tiroid. Nah ketika produksi hormon tiroid yang dihasilkan akibat rasangan dari hormon HCG sudah melebihi batas normal maka bisa berpengaruh terhadap janin yang dikandungan seperti : kelahiran bayi dengan berat badan dibawan normal atau pembesaran kepala.

2.) Infertilisasi

Tingginya kadar hormon tiroid dalam tubuh wanita juga bisa berdampak pada masalah kesuburan wanita tersebut ( infertilisasi ).

Hal tersebut terjadi karena sel telur tidak dapat berkembang dengan baik. Sehingga tidaklah heran jika wanita penderita penyakit tiroid susah memiliki anak. Tidak hanya itu sekalinya hamil mereka akan mengalmi keguguran berulang.

Jika kondisi tersebut terjadi maka jelas akan sangat berbahaya.

3.) Oligomenorea

Oligomenorea adalah kondisi dimana wanita mengalami siklus menstruasi yang lebih panjang dari waktu normal. Biasanya wanita yang mengalami kelaian ini hanya mengalami siklus menstruasi sebanyak 6-8 kali setahun. Jika dibiarkan oligomenorea akan menyebabkan perasaan yang kurang enak pada tubuh si wanita dan kemungkinan besar menyebabkan wanita infertilisasi.

4.) Eklampsia

Eklampsia adalah kondisi dimana wanita yang tengah hamil mengalami kejang-kejang. Kondisi tersebut merupakan kondisi lanjutan dari pre-eklampsia, yaitu saat wanita hamil mengalami keracunan.

Eklampsia yang tidak mendapatkan penanganan serius bisa menyebabkan bayi lahir prematur hingga bayi lahir dalam keadaan sudah meninggal.

5.) Amenore

Amenore adalah kondisi dimana wanita mengalami menstruasi secara tiba-tiba. ondisi seperti ini banyak dijumpai pada wanita hamil ataupun atlet. Namun, amenore banyak ditemui pada kasus kelebihan hormon tiroid pada wanita. Hal ini terjadi karena system sekresi tidak bekerja dengan baik.

Mengingat dampak atau bahaya penyakit tirod pada wanita mengerikan maka jangan pernah anggap sepele gejala penyakit tiroid salah satunya ialah munculnya benjolan di leher.

Segera atasi dan obati dengan serius jika beberapa gejala penyakit tiroid mulai dialami utamanya pada wanita hamil guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Salah satu cara mengobati penyakit tiroid yang bisa anda lakukana dalah dengan rutin konsumsi ekstrak teripang emas, yakni hewan laut yang berkhasiat mampu mengobati penyakit tiroid secara alami.

Demikianlah informasi tentang bahaya penyakit tiorid pada wanita ini semoga bermanfaat dan bisa menjawan rasa ingin tahu anda.

Ciri Ciri Kelenjar Getah Bening Di Leher Bengkak

Salah satu sebab benjolan di leher adalah pembengkakan kelenjar getah bening, berikut adalah ciri ciri kelenjar getah bening di leher bengkak.

Ciri Ciri Kelenjar Getah Bening

Ciri Ciri Kelenjar Getah Bening Di Leher Bengkak Dan Pengobatannya

Pembengkakan kelenjar getah bening adalah kondisi dimana terjadinya pembesaran kelenjar getah bening yakni organ berbentuk bulat yang terdiri dari jaringan kecil yang tersebar diseluruh tubuh kita.

Dimana ada sekitar 600 kelenjar getah bening dalam tubuh kita yang tersebar dibeberapa tempat, fungsi dari kelenjar ini adalah untuk melawan infeksi karena bakteri, virus serta mikroorganisme lainnya.

Biasanya ketika didalam tubuh terjadi infeksi, kelenjar getah bening akan membengkak sebagai resfon atau signal bahwa tengah terjadi infeksi dalam tubuh. Setelah infeksi mereda maka kelenjar getah bening akan mengecil seperti sedia kala.

Walaupun jumlah dari kelenjar getah bening ini mencapai 600, namun hanya beberapa saja yang mampu kita raba dan rasakan, dimana letaknya ada dibeberapa bagian tubuh berikut :

  • Di bagian bawah rahang.
  • Di belakang daun telinga.
  • Di ketiak (di bawah lengan atas).
  • Salah satu sisi leher.
  • Salah satu pangkal paha.
  • Di atas tulang selangka.

Ukuran dari kelenjar getah bening beragam, mulai dari hanya sebesar jarum hingga sebesar kacang merah yang telah matang.

Kelenjar getah bening termasuk kedalam salah satu bagian dari sistem imuns manusia karena kelenjar ini menghasilkan sel-sel darah putih yang berperan sebagai antibodi sehingga keberadaanya sangat diperlukan oleh tubuh.

Nah jika tubuh kita mengalami infeksi atau terserang penyakit maka biasanya produksi sel imuns akan tinggi.

Tingginya sel imuns yang diproduksi oleh tubuh akan membuat kelenjar getah bening mengalami pembesaran atau pembengkakan yang ditandai dengan terabanya benjolan di beberapa tempat seperti benjolan di leher, benjolan di ketiak dan benjolan diselangkangan.

Sehingga apabila kelenjar getah bening membengkak maka sudah bisa dipastikan bahwa tubuh sedang mengalami infeksi.

Selain karena infeksi, membengkaknya kelenjar getah bening juga bisa karena adanya pertumbuhan atau penyebaran sel kanker dimana kondisi ini jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan infeksi biasa.

Ciri Ciri Kelenjar Getah Bening Di Leher Bengkak Karena Infeksi Biasa Dan Kanker

Mengingat penyebab dari membenkaknya kelenjar getah bening bisa karena infeksi biasa dan kanker, maka disini penting bagi kita untuk bisa membedakan dan mengenal ciri ciri kelenjar getah bening bengkak karena infeksi dan kanker.

Ciri ciri kelenjar getah bening bengkak karena infeksi, yakni :

  • Nyeri saat menekan kelenjar yang membengkak.
  • Area kelenjar yang membengkak jadi lebih peka, misalnya di area leher Anda jadi terasa tidak nyaman saat digerakkan.
  • Kelenjar yang membengkak sangat besar, biasanya tampak menonjol sebesar kacang polong atau lebih dari itu.
  • Batuk
  • Badan lemas
  • Pilek
  • Menggigil dan berkeringat, terutama di malam hari
  • Radang tenggorokan
  • Demam
  • Kulit yang memerah, hangat dan bengkak

Sementara, itu di kutip dari laman alodokter.com ciri ciri kelenjar getah bening bengkak karena adanya pertumbuhan dan penyebaran kanker adalah sebagai berikut :

  • Kelenjar getah bening terasa keras saat ditekan.
  • Kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas disertai badan yang terasa lemah.
  • Kelenjar getah bening telah membengkak lebih dari dua minggu dan/atau disertai dengan ukuran yang membesar.
  • Anda mengalami demam yang tidak kunjung mereda.
  • Anda selalu berkeringat di malam hari.
  • Anda mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Anda mengalami sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas.

Dianjurkan segera temui dokter jika pembengkakan kelenjar getah bening yang anda alami menunjukan kondisi sebagai diatas, dengan begitu maka anda akan mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Namun jika anda merasakan gejala yang dirasakan lebih kepada karena infeksi biasa maka hal yang bisa anda lakukan sendiri dirumah dalam mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening adalah dengan istirahat dan minum banyak cairan.

Untuk meredakan nyeri dan menghilangkan benjolan anda bisa mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit yang dijual di apotik atau anda mengkonsumsi obat tradisional kelenjar getah bening QNC GAMAT jika konsumsi obat apotik tidak membuahkan hasil.

Penyebab Benjolan Di Leher Depan

Timbul atau mempunyai benjolan di leher depan yang tak kunjung hilang, inilah kemungkinan penyebab timbulnya benjolan di leher depan tersebut dan cara pengobatan yang bisa anda pilih dan lakukan silahkan disimak !

Benjolan Di Leher Depan

Penyebab Benjolan Di Leher Depan

Timbulnya benjolan di leher kondisi yang tidak boleh dianggap sepele karena bisa jadi itu tanda atau gejala penyakit serius. Namun bukan berarti setiap benjolan di leher penyakit serius bisa juga itu hanya gangguan ringan yang bisa hilang tanpa pengobatan.

Bahkan sebagian besar penyebab dari timbulnya benjolan di leher tidaklah berbahaya, namun walaupun begitu penting bagi kita mengetahui apa saja penyebab timbulnya benjolan di leher dengan begitu maka kita bisa melakukan penanganan dan tidak yang tepat.

Secara umum, berikut ini adalah beberapa penyebab timbulnya benjolan di leher yang sering terjadi, yakni :

  1. Pembengkakan kelenjar tiroid
  2. Pembengkakan kelenjar getah bening
  3. Kista
  4. Pembengkakan kelenjar ludah
  5. Kanker kelenjar getah bening
  6. Skin tag atau pertumbuhan kulit berlebihan

Dari ke enam penyebab tersebut pembengkakan kelenjar getah bening adalah penyebab yang paling sering terjadi utamanya jika didalam tubuh terjadi infeksi maka kelenjar bening adalah organ pertama dalam tubuh yang memberikan reaksi atau resfon.

Contoh infeksi yang bisa menyebabkan kelenjar getah bening membengkak yakni : infeksi tenggorokan, infeksi gigi, pilek, campak, TBC, autoimun (lupus) dan sifilis.

( Baca : Cara Mengobati Pembengkakan Kelenjar Getah Bening )

Sementara itu jika timbulnya benjolan di leher depan maka besar kemungkinan penyebabnya mengarah kepada pembengkakan kelenjar torid yakni kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan tepatnya di bawah jakun.

Kelenjar tiroid merupakan salah satu organ yang memiliki peranan vital dalam menopang kehidup kita karena kelenjar ini merupakan penghasil sekaligus tempat penyimpanan hormon tiorid yakni hormon yang berperan penting dalam sistem metabolisme.

Fungsi dari hormon tersebut adalah membantu mengatur detak jantung, mengatur tekanan darah, suhu badan, dan proses mengubah makanan menjadi energi.

Ketika hormon tersebut tidak seimbang yakni terlalu tinggi ( hipertiroid ) atau terlalu rendah ( hipotiroid ) maka bisa menyimbulkan masalah atau gangguan pada kesehatan, sehingga sangat penting bagi kita untuk senantiasa menjaga hormon tersebut agar tetap seimbang.

Ketika hormon tersebut jumlahnya tinggi ( hipertiroid ) maka indikasi atau gejala yang biasanya muncul dan mudah dikenal adalah munculnya benjolan di leher depan sebagai akibat dari kelenjar tiorid mengalami pembengkakan.

Selain timbulnya benjolan di leher depan, penderita hipertiroid juga bisa mengalami beberapa gejala lainnya, yakni :

  • Merasa gugup, murung, lemah, atau lelah.
  • Tangan tremor/bergetar, jantung berdetak cepat, atau Anda mungkin memiliki masalah pernapasan.
  • Panas dan berkeringat atau memiliki kulit gatal, merah dan hangat.
  • Buang air besar lebih banyak dari biasanya.
  • Rambut rontok.
  • Turun berat badan meskipun Anda makan sama atau lebih banyak dari biasanya.
  • Tekanan darah meningkat
  • Sulit konsentrasi
  • Mengalami gangguan menstruasi ( sering telat ) pada wanita

Nah, jika saat ini anda mempunyai benjolan di leher depan yang diikuti dengan beberapa kondisi tersebut maka sudah bisa dipastikan penyebabnya adalah penyakit hipertiroid.

Namun jika timbulnya benjolan di leher depan tanpa di ikuti beberapa keluhan diatas maka penyebabnya kemungkinan pembengkakan kelenjar getah bening atau yang lainnya.

Yang mesti diperhatikan adalah apapun penyebab dari munculnya benjolan di leher sebaiknya segera diatasi dan diobati, utamanya jika benjolan di leher yang anda alami menunjukan kondisi atau kriteria sebagai berikut :

  • Benjolan tidak kunjung kempes hingga lebih dari sebulan.
  • Benjolan terlihat atau terasa terus membesar.
  • Benjolan terasa mengeras atau tidak bergerak ketika disentuh.
  • Diiringi oleh demam, sesak napas, nyeri dan sulit menelan, penurunan berat badan, peningkatan denyut jantung, suara serak, adanya darah pada air liur, atau perubahan kulit.

Kondisi tersebut bisa menunjukan bahwa benjolan di leher yang anda derita disebabkan oleh penyakit serius seperti kanker sehingga perlu mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

( Baca : Ciri Benjolan Di Leher Karena Kanker )

Demikianlah informasi tentang penyebab benjolan di leher depan ini semoga bermanfaat dan dapat menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak, jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker .- Timbulnya benjolan ditubuh anda seperti benjolan di leher, benjolan di payudara, benjolan di kepala, benjolan di selangkangan serta benjolan lainnya tentunya akan memunculkan kekhawatir, mengingat timbulnya benjolan pada tubuh kita identik dengan penyakit kanker.

tumor 90

Namun anda tidak perlu khawatir yang berlebihan ketika timbulnya benjolan pada tubuh kita karena hal tersebut bukan melulu kanker bahkan faktanya hanya 15% dari benjolan yang terjadi pada tubuh kita yang bisa berkembang menjadi kanker. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (PP POI) Dradjat Ryanto Suardi mengatakan, selain kanker benjolan bisa berupa tumor jinak, namun keduanya tetap perlu diwaspadai.

Cara Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker

Untuk itu penting bagi kita mengetahui bagaimana cara membedakan benjolan kanker dan non kanker. Dan berikut ini adalah perbedaan antara benjolan kanker dan non kanker yang di paparkan oleh Dradjat Ryanto Suardi yang saya kutip dari health.kompas.com :

Pertama, kanker lebih cepat bertumbuh dibandingkan dengan tumor. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat. Sementara tumor jinak pertumbuhannya lebih lambat.Sehingga apabila benjolan yang anda alami semakin membesar maka segera konsultasikan kepada dokter.

Kedua, ketika diraba, benjolan kanker terasa padat dan keras. “Sel-sel kanker bila teraba rasanya akan seperti meraba tulang.Sementara itu, benjolan tumor akan teraba lebih lunak. Selain itu, benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran jika ditekan, tidak seperti kanker yang kaku. Ini karena sel-sel kanker umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, maka sulit untuk digerakan.

Itulah cara membedakan benjolan kanker dan non kanker, bagaimana dengan benjolan yang anda alami ? jika benjolan yang timbul pada tumbuh anda mendaki gejala dari benjolan kanker maka segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan kepastian dari benjolan yang tumbuh pada tubuh anda. Namun anda bisa sedikit bernafas lega ketika benjolan yang anda alami non kanker namuan walaupun demikian anda jangan penah sesekali menyepelekan benjolan yang tumbuh pada tubuh anda segera atasi .

Demikianlah sekilas tentang cara membedakan benjolan kanker dan non kanker ini semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda.Terima kasih sudah berkunjung dan sampai jumpa.

Post By :

http://www.benjolandileher.mherbal.com/